Senin, 02 April 2012

Membangun Rumah Nyaman Dan Murah




Rumah Minimalis – Mewujudkan rumah yang nyaman, memunuhi kebutuhan penghuninya dan  murah kini hampir dibilang mustahil, dimana hampir semua harga meningkat tak terkecuaii dalam pembangunan rumah. Maka tak jarang banyak dari keluarga yang sudah sekian lama belum mempunyai rumah sendiri, karena faktor  harga yang sebagian besar  menjadi kendalanya.

Memiliki rumah murah sebenarnya terhitung relatif banyak faktor yang dapat mempengaruhinya, namuan Setidaknya ada tiga hal yang bisa menjadi tolak ukur yang membangun rumah murah yaitu penggunaan tenaga arsitek, perencanaan dari rumah yang akan dibangun dan terakhir pemilihan material yang tepat

Tahap pertama, Tuk penggunaan arsitek masih banyak yg salah persepsi, bahwa pengguannya akan menambah biaya pembangunan, namun justru sebaliknya menggunakan jasa arsitek justru dapat membantu dalam membuat struktur, ruangan, dan pemilihan material yg efisien dan efektif.  pemakaian jasa arsitek juga membantu Anda dalam membuat desain rumah yg baik dan efesian dalam  pemanfaatan ruanganan. Dan jangan salah kini banyak dari jasa arsitek yg terhitung murah, bahkan harga pun bisa dinegosiasikan tergantung kebutuhan yg diperlukan.

Tahap kedua, yg harus dipenuhi ialah perencanaan struktur. sedikit berbeda dgn desain rumah dengan budget yang besar, desain rumah murah justru dimulai dgn desain sistem strukturnya terlebih dahulu, bukan dimulai dari desain arsitekturnya.

Contohnya jika lebar rumah tidak lebih dari 400 cm, maka tidak diperlukan struktur kuda-kuda.  Jarak antara lantai satu dgn dua sebenarnya cukup 250 cm jika memiliki bukaan dan ventilasi cukup tuk ukuran ruangnya. Hal ini bisa menghemat biaya dinding, struktur kolom, dan tangga.

tahap terakhir adalah pemilihan material, bisanya tuk material rumah memiliki harga yg variatif tergantung kualitas, dgn pemilihan material yg tepat anda bisa menghemat biaya dan dapat membuat rumah murah yg nyaman dan aman tentunya.

Contoh kecil saja penggunaan material bambu, pada umumnya bambu dipandang sebagai bahan sekunder, namun sekarang bambu menjadi material favorit karena kekuatan seratnya yg mampu menggantikan baja tulangan. dengan proses pengawetan yg baik, bahan ini mampu menjadi material primer rumah yg bisa bertahan puluhan rumah. Selain itu, juga bisa memanfaatkan material bekas atau daur ulang seperti kusen atau daun pintu.


Info Terkait:




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar