Senin, 20 Desember 2010

Tips Menata Rumah Untuk Persiapan Natal



Tidak perlu mewah, yang penting suasana rumah akan membawa Anda sekeluarga untuk mendalami makna Natal yang sesungguhnya, yaitu merasakan kedamaian.Natal biasanya identik dengan adanya pohon natal dan Parcel natal, yang umumnya merupakan pohon cemara. Tradisi ini sebenarnya berasal dari Jerman.


Hiasan natal di negara-negara tersebut, yang utama adalah diorama Natal, yaitu hiasan berupa rumah dan patung-patung manusia dan hewan yang dipercaya menghadiri peristiwa Natal secara langsung.

pohon natal

Jadi Anda bisa membelinya sesuai dengan ukuran rumah Anda.Begitu juga dengan pohon natal. Anda bisa menggunakan pohon cemara imitasi yang kini banyak tersedia di toko-toko atau menggunakan pohon cemara asli. Keduanya tentu memiliki keistimewaan masing-masing.pohon cemara asli memiliki aroma alami yang segar, sehingga saat ia berada dalam rumah Anda, rumah Anda bisa terasa lebih segar. Namun tentu saja harganya jauh lebih mahal dibandingkan yang imitasi. Pohon cemara imitasi lebih efisien. Selain harganya lebih murah, Anda juga tidak perlu repot mencari pohon natal untuk tahun-tahun berikutnya.

Biasanya tempat yang paling tepat untuk meletakkan pohon dan diorama Natal adalah di sudut ruangan. Pohon mana pun yang Anda gunakan, tentu Anda membutuhkan aksesoris natal untuk memperindahnya. Sebaiknya gunakan asesoris yang awet dan tidak gampang pecah, sehingga bisa digunakan pada perayaan Natal berikutnya.Pada saat menghias pohon natal inilah, kebersamaan Anda dalam keluarga dapat lebih terasa. Anda sebaiknya melibatkan seluruh anggota keluarga untuk menghias pohon natal ini. Untuk anak-anak Anda yang masih balita, ajak mereka untuk meletakkan hiasan-hiasan yang letaknya di bagian bawah.Diskusikan bersama anak-anak, hiasan apa saja yang akan digunakan dan sebaiknya diletakkan di mana.

Sedangkan tugas untuk memasang bintang natal, yang biasanya diletakkan di ujung pohon, sebaiknya dilakukan oleh Anda dan suami secara bersama. Selain untuk keamanan, ini bisa merupakan simbol bahwa selama ini Anda dan suami sebagai orangtua akan selalu berusaha memberikan rasa damai di dalam rumah.

Selain itu, kesempatan ini bisa sekaligus Anda gunakan untuk mendekorasi ulang rumah Anda. Diskusikan bersama suami dan anak, perabot apa yang mungkin saja perlu diganti dan model apa yang lebih cocok. Jika tidak, Anda bisa menata ulang letaknya, sehingga saat perayaan Natal, suasana rumah akan terasa baru dan segar.Selain menghias rumah, kegiatan menyambut Natal lain yang bisa dilakukan bersama-sama anggota keluarga lainnya adalah membuat kue atau penganan natal.

Memang, melibatkan anak-anak dalam urusan memasak ini kadang-kadang merepotkan, tapi ini bisa menjadi sarana mereka untuk belajar.Sedangkan untuk anak-anak yang lebih besar, mereka bisa diajak untuk mulai mengenal dan menggunakan alat-alat masak. Yang penting, Anda harus selalu mengawasi mereka. Dengan melibatkan anak-anak untuk pekerjaan dapur ini, mereka dapat belajar menghargai diri sendiri dan orang lain, serta hasil pekerjaan yang telah dilakukan.

Jika Anda dan keluarga memiliki tradisi memberikan
Parcel natal untuk anak-anak, Anda bisa mengajak anak remaja Anda untuk membungkus kado-kado itu.Anda juga bisa mengajak anak-anak untuk mendekorasi kamarnya sendiri. Dengan demikian, anak-anak Anda dapat menghidupkan suasana Natal-nya sendiri di kamarnya. Mungkin saja, keinginan mereka untuk memasang asesoris tertentu di ruang tamu atau ruang keluarga tidak dapat dilakukan karena berbagai keterbatasan. Keinginannya itu mungkin bisa diwujudkan di kamarnya.

Yang penting saat menata rumah Anda untuk menyambut Hari Natal ini adalah kebersamaan Anda dalam keluarga. Dengan adanya kebersamaan itu, tentunya kedamaian dalam rumah akan semakin terasa. Inilah makna Natal yang sesungguhnya. Merry Christmas!

sumber:momenku.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar