Rabu, 26 Mei 2010

Toyota Avanza Mobil Multi Purpose Vehicle


Ketika dilahirkan pada 2003, semula status Toyota Avanza dengan mesin 1.300 cc sebagai mobil keluarga (baik yang baru menikah, maupun keluarga dengan dua anak). Namun siapa sangka, multi purpose vehicle (MPV) milik PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku ATPM Toyota di Indonesia itu menjadi fenomenal. Tahun itu juga, penjualan mencapai 100.000 unit.

Sesuai dengan namanya yang diambil dari bahasa Italia, "Avanzato", yang mempunyai arti "peningkatan", prestasi Avanza terus membubung. Ia sampai kini menjadi market leader di pasar otomotif nasional, bahkan total penjualannya sejak 2003 hingga kini mendekati angka 350.000 unit.

Prestasi satu lagi, ada pergeseran status dari mobil keluarga menjadi kendaraan kebanggaan anak muda yang bisa diajak gaul. Seperti diutarakan Ketua Umum Avanza-Xenia Indonesia Club (AXIC) Bagus Brawono dan Bramantyo kepada Kompas.com di lokasi yang berbeda, akhir pekan lalu.

Gaya rapi
Sebagai mahasiswa Universitas Atmajaya angkatan 2005, Bramantyo bangga dengan Toyota Avanza 1.3 seri G pertama produksi 2004 miliknya. "Memang, Avanza mobil keluarga, tapi bentuknya yang enggak kaku bisa kita bikin gaya, sesuai kemauan anak muda," alasan siswa jurusan manajemen ini.

Dengan modal di bawah Rp 10 juta, Bram—begitu dirinya biasa disapa—mampu bikin tampilan MPV merah marun-nya itu, selain rapi, juga mencerminkan darah mudanya.

Tengok keempat roda, sudah menggunakan velg 17 inci buatan Taiwan dibalut ban Neutron A1/40/17/205. Kaki-kakinya, menurut anggota AXIC chapter Pakubuwono, Jakarta Selatan ini, sudah memakai punya Peugeot 405 (depan) dan Toyota Crown (belakang).

Masuk interior, nuansa merah kombinasi coklat muda terpancar, mulai dari jok, sampai door trim yang sudah dilapisi kulit sintetis Camaro keluaran MBTech. Bram pun mengakui, modifikasi dilakukan bertahap. "Ya, nyicil, bukan pas beli langsung diganti semua,"paparnya.

Bentuk tubuh pas
Bagus Brawono (35) memilih Avanza lantaran keunggulan Toyota sebagai brand yang telah "terwarisi" di keluarganya. Bahkan, ia mengaku ketika menjual harga Toyota Avanza tipe G tahun produksi 2005 miliknya dijual, ia malah mendapat keuntungan Rp 10 juta.

"Lebaran tahun lalu, harga toyota Avanza saya terjual seharga Rp 115 juta. Padahal, waktu belinya Rp 110 juta dan uangnya saya belikan lagi dengan Avanza 2007 yang sudah VVT-i seharga yang sama," kenang Business Development salah satu vendor telekomunikasi di Indonesia ini.

Selain keunggulan di atas, lanjut Bagus, bentuk "tubuh" Avanza sangat pas, kompak, dan muat banyak. Bagus sendiri sudah mengubah interiornya dengan peranti entertainment agar kedua buah hatinya betah berlama-lama.


http://otomotif.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar